Penulis
Gr. Carla Delvia Lembah, S.Pd., M.Pd
Dr. H. Agus Mulyanto, M.Pd
Editor
Dr. Fidya Arie Pratama, M.Pd
Kategori
Buku Referensi
ISBN
Dalam Proses
E-ISBN
Dalam Proses
Ukuran
14 x 20 cm
Jumlah Halaman
xiv + 96 hlm
Tahun Terbit
September 2025
Harga
Rp 95.000,-
Sinopsis
Buku ini hadir sebagai upaya memberikan wawasan, inspirasi, dan pedoman praktis bagi para pendidik, orang tua, maupun pemerhati pendidikan anak usia dini.
Kecerdasan naturalis merupakan salah satu bentuk kecerdasan majemuk yang sangat penting untuk ditumbuhkan sejak dini. Anak-anak yang memiliki kecerdasan naturalis tinggi cenderung memiliki kepedulian terhadap lingkungan, memahami fenomena alam, serta mampu mengembangkan rasa cinta terhadap makhluk hidup di sekitarnya. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menciptakan kegiatan yang dapat memfasilitasi tumbuh kembang kecerdasan ini secara optimal.
Salah satu metode yang ditawarkan dalam buku ini adalah melalui kegiatan menanam selada dengan media tanam hidroponik. Hidroponik dipilih karena selain ramah lingkungan, juga praktis, efisien, dan dapat dilakukan dalam ruang terbatas. Metode ini memberikan kesempatan bagi anak untuk berinteraksi langsung dengan tanaman, mengamati pertumbuhan, serta belajar tentang proses alam dengan cara yang menyenangkan.
Buku ini tidak hanya menjelaskan konsep dasar kecerdasan naturalis, tetapi juga memaparkan bagaimana manajemen kegiatan menanam selada secara sistematis dapat membantu meningkatkan keterampilan berpikir, sikap peduli lingkungan, serta tanggung jawab anak. Dengan demikian, buku ini dapat menjadi referensi penting dalam pengembangan pembelajaran berbasis lingkungan.
Selain aspek teoretis, penulis juga menyajikan panduan praktis langkah demi langkah tentang cara menanam selada menggunakan media hidroponik yang sederhana dan dapat diaplikasikan di rumah maupun sekolah. Hal ini diharapkan memudahkan para pendidik dan orang tua untuk langsung menerapkan kegiatan ini bersama anak-anak.
Penulisan buku ini juga didasari oleh keprihatinan terhadap semakin berkurangnya minat anak-anak terhadap kegiatan alam. Perubahan gaya hidup modern membuat interaksi anak dengan lingkungan sekitar kian terbatas. Melalui kegiatan menanam dengan metode hidroponik, penulis berharap dapat mengembalikan semangat anak untuk mencintai alam sekaligus menanamkan nilai-nilai keberlanjutan.