MAHASISWA, AGAMA, DAN PANCASILA Dialog Partisipasi Kewargaan dalam Merawat Ideologi Negara

Penulis
Dr. Asep Sapsudin, S.H., M.H., M.M

Editor
Hendri Abdul Qohar, S.Pd., M.Pd

Kategori
Buku Referensi

ISBN
Dalam proses

e-ISBN
Dalam Proses

Ukuran
14 x 20 cm

Halaman
xii + 537 hlm

Tahun Terbit
Juli 2026

Harga
Rp 225.000,-

Sinopsis
Perubahan sosial, politik, ekonomi, dan teknologi yang berlangsung sangat cepat telah menghadirkan berbagai tantangan baru bagi kehidupan masyarakat Indonesia. Arus globalisasi dan perkembangan teknologi informasi tidak hanya membawa kemajuan, tetapi juga memunculkan berbagai dinamika yang dapat memengaruhi cara berpikir, bersikap, dan bertindak generasi muda. Dalam situasi tersebut, mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan yang diharapkan mampu menjaga nilai-nilai kebangsaan.

Pancasila sebagai ideologi negara tidak hanya dipahami sebagai dasar hukum dan pedoman penyelenggaraan negara, tetapi juga sebagai sistem nilai yang harus diinternalisasikan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai Pancasila menjadi perekat keberagaman bangsa Indonesia yang terdiri atas berbagai suku, agama, budaya, dan bahasa. Oleh karena itu, penguatan pemahaman terhadap Pancasila menjadi tanggung jawab seluruh elemen bangsa, khususnya kalangan akademisi dan mahasiswa.

Di sisi lain, agama merupakan sumber nilai moral, etika, dan spiritual yang memiliki kontribusi besar dalam membentuk karakter individu maupun masyarakat. Pemahaman keagamaan yang moderat, inklusif, dan menghargai keberagaman akan memperkuat kehidupan demokrasi serta memperkokoh persatuan nasional. Karena itu, dialog antara agama dan Pancasila menjadi sebuah kebutuhan yang terus dikembangkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Mahasiswa sebagai kelompok intelektual memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi pelopor dalam membangun budaya dialog, toleransi, serta partisipasi kewargaan yang konstruktif. Peran tersebut tidak hanya diwujudkan melalui aktivitas akademik, tetapi juga melalui keterlibatan aktif dalam berbagai kegiatan sosial, kemasyarakatan, maupun pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada penguatan nilai-nilai kebangsaan.

Buku ini berupaya menghadirkan pembahasan yang komprehensif mengenai relasi antara mahasiswa, agama, dan Pancasila dalam perspektif kewargaan. Berbagai konsep teoritis dipadukan dengan analisis kontekstual sehingga pembaca memperoleh pemahaman yang utuh mengenai pentingnya dialog sebagai sarana membangun kehidupan berbangsa yang harmonis dan demokratis.

Selain itu, buku ini juga mengulas pentingnya partisipasi kewargaan sebagai bentuk implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan nyata. Partisipasi tersebut tidak hanya diwujudkan dalam bentuk keterlibatan politik, tetapi juga melalui kepedulian sosial, penghormatan terhadap hak asasi manusia, penguatan toleransi, serta komitmen menjaga persatuan bangsa.

Skills

Posted on

July 10, 2026

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *