METODE PENELITIAN EKSPLANATORI SURVEI

Penulis
Dr. H. Iskandar, M.M
Dr. Hj. Yeyen Suryani, M.Pd
Sri Mulyati, M.Pd

Kategori
Buku Referensi

ISBN
978-634-7356-13-0

Ukuran
15,5 x 23 cm

Jumlah Halaman
x + 302 hlm

Tahun Terbit
September 2025

Harga
Rp 115.000,-

Sinopsis
Salah satu alasan mengapa buku ini disusun adalah karena banyak sekali mahasiswa yang dalam pembuatan skripsi atau thesisnya memilih menggunakan metode penelitian ini. Sementara itu pemahaman mereka terhadap metode ini cenderung masih kurang, sehingga dalam implementasinya masih banyak melakukan kesalahan.

Pada dasarnya kegiatan penelitian merupakan kegiatan keseharian manusia. Setiap manusia menghadapi suatu masalah, maka ia akan berusaha untuk mengidentifikasi dan memecahkan masalah tersebut. Hal ini terjadi, karena dalam setiap diri manusia terdapat rasa ingin tahu tentang segala sesuatu yang menarik perhatiannya. Rasa ingin tahu atau human curiousity inilah yang kemudian dengan dilengkapi oleh kemampuan berpikir nalar dan kemampuan berbahasa, yang menyebabkan manusia dapat menyusun pengetahuanya menjadi ilmu atau sains. Kemampuan mengembangkan sains inilah yang menyebabkan manusia mampu menghasilkan berbagai penemuan sehingga dapat membangun peradaban hebat seperti yang kita saksikan sekarang.

Keberhasilan ilmu melahirkan berbagai penemuan itu dilakukan melalui sebuah proses yang disebut penelitian atau riset (research). Terdapat berbagai rumusan definisi tentang penelitian yang dikemukakan oleh para ahli. Buckley et al (1976) mengemukakan bahwa penelitian adalah suatu penyelidikan yang sistematis untuk meningkatkan sejumlah pengetahuan. Sementara itu, Sekaran (1992) menyatakan bahwa penelitian merupakan usaha yang sistematis dan terorganisasi untuk menyelidiki masalah tertentu yang memerlukan jawaban. Berdasarkan kedua pendapat tersebut, maka kita bisa menyimpulkan bahwa penelitian adalah suatu proses penelaahan terhadap suatu masalah secara terencana dan sistematis yang bertujuan untuk menemukan pengetahuan baru dan/atau memecahkan masalah.

Kata terencana dan sistematis menunjukkan bahwa proses penelitian itu hendaknya mengikuti suatu kaidah tertentu yang kemudian dikenal sebagai metode ilmiah. Metode ilmiah ini merupakan gabungan antara pendekatan deduktif dan induktif dalam mencari kebenaran. Metode ilmiah inilah yang kemudian digunakan para ilmuwan untuk mengembangkan ilmu sehingga ilmu berkembang sedemikian pesat dan memberikan kontribusi yang sangat besar bagi peradaban manusia dewasa ini. Setiap ilmu memiliki metode tersendiri dalam melakukan penelitiannya.  lmu-ilmu alam memiliki metode penelitian yang berbeda dengan ilmu-ilmu sosial dan humaniora. Demikian juga setiap ilmu, baik dalam rumpun ilmu alam maupun ilmu sosial, memiliki kekhasan tersendiri dalam metode penelitiannya. Antropologi memiliki metode penelitian yang berbeda dengan Sosiologi, walaupun kedua ilmu sosial tersebut sama-sama mengkaji objek penelitian yang relatif sama. Kekhasan itulah yang menyebabkan bahwa setiap ilmu sering disebut sebagai satu disiplin. Namun walaupun demikian, metode penelitian suatu rumpun ilmu biasanya memiliki kesamaan-kesamaan, baik dalam prosesnya maupun dalam analisis datanya

Skills

Posted on

August 27, 2025

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *