HUBUNGAN POLA KONSUMSI GARAM DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI

Penulis
Larasaty Anjany, S.Ked
Prof. Dr. dr. Hadyanto Lim, M. Kes., Sp. FK., FESC., FIBA., FAHA  
Assoc. Prof. Dr. dr. Endy Juli Anto, MKT., AIFO-K

Editor
Dr. dr. Jekson Martiar Siahaan, M.Biomed., AIFO-K

Kategori
Buku Referensi

ISBN
Dalam Proses

E-ISBN
Dalam Proses

Ukuran
14 x 20 cm

Jumlah Halaman
xiii + 70 hlm

Tahun Terbit
Agustus 2025

Harga
Rp 95.000,-

Sinopsis
Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan global yang prevalensinya terus meningkat dari tahun ke tahun. Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol dapat menimbulkan berbagai komplikasi serius, seperti penyakit jantung, stroke, dan gangguan ginjal. Salah satu faktor risiko yang paling sering diabaikan adalah pola konsumsi garam yang berlebihan, padahal asupan garam memiliki pengaruh langsung terhadap kestabilan tekanan darah.

Selain konsumsi garam, faktor gaya hidup seperti aktivitas fisik juga memainkan peran penting dalam pengendalian tekanan darah. Kurangnya aktivitas fisik dapat menyebabkan peningkatan resistensi pembuluh darah dan penurunan kapasitas jantung, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap timbulnya hipertensi. Oleh karena itu, kombinasi pola makan sehat dengan aktivitas fisik yang cukup menjadi kunci pencegahan dan pengelolaan hipertensi.

Buku ini disusun berdasarkan tinjauan literatur terkini, data studi kasus, dan pengalaman praktis di lapangan. Penulis berusaha menyajikan materi secara sistematis, mulai dari konsep dasar hipertensi, mekanisme pengaruh garam dan aktivitas fisik terhadap tekanan darah, hingga rekomendasi praktis yang dapat diimplementasikan oleh pasien, tenaga kesehatan, maupun masyarakat umum.

Dalam pembahasan, penulis juga menekankan pentingnya edukasi kesehatan yang berkelanjutan. Edukasi ini tidak hanya berlaku di lingkungan rumah sakit atau puskesmas, tetapi juga dapat dilakukan di komunitas, sekolah, dan keluarga. Kesadaran kolektif akan pentingnya pola makan rendah garam dan kebiasaan berolahraga secara teratur dapat membantu menurunkan angka kejadian hipertensi di masyarakat. Selain itu, buku ini juga memberikan penekanan pada pendekatan interdisipliner dalam penanganan hipertensi. Kolaborasi antara dokter, perawat, ahli gizi, fisioterapis, dan tenaga kesehatan lainnya sangat dibutuhkan untuk memberikan intervensi yang komprehensif dan berkelanjutan.

Skills

Posted on

August 20, 2025

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *