Penulis
Zairi, M.H
Dr. Dr. Abdul Halim, S.Ag., M.Ag
Dr. Hj. Ramlah, M.Pd.I., M.Sy
Editor
Ryan Aditama, S.H., M.H
Kategori
Buku Referensi
ISBN
Dalam Proses
E-ISBN
Dalam Proses
Ukuran
15,5 x 23 cm
Jumlah Halaman
xi + 133 hlm
Tahun Terbit
Desember 2025
Harga
Rp. 125.000,-
Sinopsis
Perkawinan sejatinya merupakan ikatan lahir dan batin antara dua individu yang berkomitmen membangun kehidupan bersama. Namun, dalam praktiknya, ikatan tersebut kerap menghadapi tantangan, baik dari faktor internal pasangan maupun dari faktor eksternal, salah satunya adalah intervensi orang tua yang berlebihan dalam kehidupan rumah tangga anaknya.
Orang tua pada dasarnya memiliki niat baik untuk melindungi dan membimbing anak. Akan tetapi, ketika kepedulian tersebut berubah menjadi kontrol, dominasi, atau campur tangan yang melampaui batas, maka keharmonisan rumah tangga justru dapat terganggu. Di sinilah letak persoalan yang menjadi fokus utama pembahasan dalam buku ini.
Buku ini berupaya mengulas fenomena intervensi orang tua secara komprehensif, baik dari perspektif sosiologis, psikologis, maupun hukum keluarga. Pembahasan tidak hanya menyoroti bentuk-bentuk intervensi, tetapi juga menelusuri akar penyebab, pola relasi keluarga, serta dinamika kekuasaan yang sering kali tidak disadari oleh para pihak yang terlibat.
Dalam konteks budaya masyarakat Indonesia yang menjunjung tinggi nilai kekeluargaan, campur tangan orang tua sering kali dianggap sebagai sesuatu yang wajar. Namun, buku ini mengajak pembaca untuk meninjau ulang batas antara kepedulian yang konstruktif dan intervensi yang destruktif terhadap kehidupan rumah tangga anak.
Perceraian yang dipicu oleh konflik keluarga besar bukanlah persoalan sederhana. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh pasangan suami istri, tetapi juga oleh anak-anak, orang tua, dan lingkungan sosial secara luas. Oleh karena itu, buku ini menempatkan perceraian sebagai fenomena multidimensional yang perlu dipahami secara mendalam dan bijaksana.
Penulis menyajikan berbagai analisis dan refleksi kritis yang diharapkan mampu membuka wawasan pembaca tentang bagaimana intervensi orang tua dapat memengaruhi stabilitas pernikahan. Pendekatan yang digunakan berusaha menjaga keseimbangan antara objektivitas ilmiah dan sensitivitas terhadap nilai-nilai moral serta budaya.
Selain sebagai bahan bacaan akademik, buku ini juga ditujukan bagi pasangan suami istri, orang tua, konselor keluarga, tokoh masyarakat, serta siapa pun yang peduli terhadap ketahanan keluarga. Harapannya, buku ini dapat menjadi sarana edukasi sekaligus bahan refleksi dalam membangun relasi keluarga yang sehat dan saling menghormati. Buku ini menekankan pentingnya komunikasi yang dewasa, kemandirian pasangan dalam mengambil keputusan, serta kesadaran orang tua untuk menempatkan diri secara proporsional dalam kehidupan rumah tangga anak. Dengan demikian, pernikahan dapat tumbuh sebagai ruang kebersamaan yang mandiri dan bertanggung jawab.