Penulis
Fidya Arie Pratama
Kategori
Buku Referensi
ISBN
Dalam proses
e-ISBN
Dalam Proses
Ukuran
14 x 20 cm
Halaman
xiii + 343 hlm
Tahun Terbit
Juni 2026
Harga
Rp 225.000,-
Sinopsis
Ekonomi moneter merupakan salah satu pilar penting dalam sistem perekonomian suatu negara karena berkaitan dengan pengelolaan uang, kebijakan moneter, stabilitas harga, sistem keuangan, dan pertumbuhan ekonomi. Dalam perspektif Islam, ekonomi moneter tidak hanya berorientasi pada efisiensi ekonomi semata, tetapi juga menekankan aspek keadilan, keseimbangan, kemaslahatan, dan keberlanjutan yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.
Perkembangan ekonomi global pada abad ke-21 telah menghadirkan berbagai perubahan yang sangat signifikan. Digitalisasi keuangan, munculnya teknologi finansial (fintech), penggunaan kecerdasan buatan, mata uang digital, hingga integrasi pasar keuangan internasional telah mengubah lanskap ekonomi moneter secara fundamental. Perubahan tersebut menuntut adanya pemahaman yang lebih mendalam mengenai bagaimana prinsip-prinsip ekonomi Islam dapat beradaptasi dan memberikan solusi terhadap berbagai tantangan kontemporer.
Buku ini disusun dengan tujuan memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai konsep, teori, kebijakan, instrumen, serta perkembangan ekonomi moneter Islam dalam konteks kekinian dan masa depan. Pembahasan tidak hanya berfokus pada aspek teoritis, tetapi juga mengkaji berbagai fenomena empiris yang terjadi di tingkat nasional maupun internasional.
Dalam ekonomi Islam, uang dipandang sebagai alat tukar dan satuan nilai, bukan sebagai komoditas yang diperjualbelikan untuk memperoleh keuntungan melalui mekanisme riba. Oleh karena itu, sistem moneter Islam memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan sistem moneter konvensional. Perbedaan tersebut menjadi salah satu fokus utama yang dibahas dalam buku ini secara mendalam dan sistematis.
Selain itu, buku ini mengulas berbagai instrumen moneter syariah yang digunakan dalam pengelolaan likuiditas dan stabilitas sistem keuangan. Perkembangan sukuk, pasar uang syariah, sertifikat bank sentral syariah, serta berbagai inovasi keuangan syariah menjadi bagian penting dalam pembahasan yang disajikan kepada pembaca.
Transformasi digital yang sedang berlangsung juga menjadi perhatian utama dalam buku ini. Perkembangan teknologi blockchain, digital banking, fintech syariah, dan Central Bank Digital Currency (CBDC) menghadirkan peluang sekaligus tantangan bagi sistem ekonomi moneter Islam. Oleh karena itu, diperlukan kajian yang komprehensif agar inovasi tersebut tetap berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Buku ini juga membahas berbagai tantangan yang dihadapi ekonomi moneter Islam di masa depan, termasuk isu stabilitas keuangan, ketimpangan ekonomi, perubahan iklim, ketidakpastian geopolitik, serta perkembangan teknologi yang berlangsung sangat cepat. Berbagai isu tersebut memerlukan pendekatan baru yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan kebutuhan ekonomi modern.