BUKU AJAR FISIKA KESEHATAN

Penulis
Assoc. Prof. Dr. dr. Jekson Martiar Siahaan, M.Biomed., AIFO-K
Dr. apt. Sofia Rahmi, S. Farm., M.Si
Assoc. Prof. Dr. dr. Endy Juli Anto, M.KT., AIFO-K
dr. Meldawati, AIFM.,M.Biomed., AIFO-K
Bd. Aprilita Br Sitepu, SST., M.K.M
Friska Ernita Sitorus, S.Kep., Ns., M.Kep.
Dr. Bd. Peny Ariani, M.Keb
Bd. Tetty Junita Purba, SST, M.Kes
Hariati, S.Kep., Ns., M.Kep

Editor
dr. Erwin Handoko, M.Ed., Ph.D
Seriga Banjarnahor, Ph.D

Ilustrator
Yhosef Jhonevan Canisius Silalahi
Benni Khenzriel Simbolon

Kategori
Buku Ajar

ISBN
Dalam proses

e-ISBN
Dalam Proses

Ukuran
15,5 x 23 cm

Halaman
xiii + 615 hlm

Tahun Terbit
Agustus 2026

Harga
Rp 275.000,-

Sinopsis
Fisika pada dasarnya tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia, termasuk dalam dunia kesehatan. Berbagai proses yang terjadi di dalam tubuh manusia melibatkan prinsip-prinsip fisika, seperti tekanan, suhu, gerak, energi, listrik, gelombang, bunyi, cahaya, dan radiasi. Pemahaman terhadap prinsip-prinsip tersebut menjadi landasan penting bagi mahasiswa bidang kesehatan agar mampu memahami berbagai mekanisme fisiologis maupun teknologi kesehatan secara lebih rasional, sistematis, dan ilmiah.

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan yang semakin pesat juga menuntut tenaga kesehatan memiliki kemampuan memahami teknologi yang digunakan dalam pelayanan kesehatan. Berbagai perangkat medis modern bekerja berdasarkan prinsip-prinsip fisika, mulai dari alat pengukur tekanan darah, termometer, elektrokardiograf, ultrasonografi, sinar-X, hingga berbagai teknologi pencitraan dan terapi. Oleh karena itu, penguasaan fisika kesehatan bukan sekadar kebutuhan akademik, tetapi juga menjadi bagian penting dari kompetensi profesional tenaga kesehatan.

Buku ajar ini disusun dengan mempertimbangkan kebutuhan mahasiswa untuk memperoleh materi fisika yang relevan dengan bidang kesehatan. Materi disajikan dengan pendekatan yang sistematis sehingga konsep fisika tidak hanya dipahami sebagai kumpulan rumus, tetapi sebagai dasar untuk menjelaskan berbagai fenomena dan aplikasi yang ditemukan dalam kehidupan maupun praktik pelayanan kesehatan. Dengan pendekatan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu menghubungkan teori dengan situasi nyata di lingkungan kesehatan.

Pembahasan dalam buku ini mencakup berbagai konsep dasar fisika yang memiliki keterkaitan dengan bidang kesehatan. Konsep mengenai besaran dan satuan, mekanika, fluida, suhu dan kalor, listrik, gelombang, bunyi, optika, serta radiasi dapat menjadi dasar untuk memahami prinsip kerja berbagai sistem biologis dan instrumen kesehatan. Setiap materi diharapkan dapat memberikan gambaran yang utuh mengenai hubungan antara konsep fisika dengan kebutuhan praktis dalam bidang kesehatan.

Pemahaman mengenai mekanika, misalnya, dapat membantu mahasiswa memahami gerakan tubuh, keseimbangan, gaya, tekanan, dan berbagai prinsip biomekanika. Demikian pula konsep fluida dapat digunakan untuk memahami aliran darah dan tekanan dalam sistem kardiovaskular. Konsep suhu dan kalor memiliki keterkaitan dengan pengaturan suhu tubuh, proses perpindahan panas, maupun penggunaan teknologi terapi. Berbagai contoh tersebut menunjukkan bahwa fisika memiliki hubungan yang erat dengan ilmu kesehatan.

Pada aspek listrik dan gelombang, mahasiswa dapat memahami dasar-dasar aktivitas listrik dalam tubuh serta prinsip kerja berbagai alat kesehatan yang memanfaatkan sinyal listrik. Sementara itu, pemahaman mengenai gelombang dan bunyi menjadi dasar dalam mempelajari teknologi seperti ultrasonografi. Konsep optika juga memiliki peranan penting dalam memahami sistem penglihatan manusia serta berbagai instrumen optik yang digunakan dalam pemeriksaan dan pelayanan kesehatan.

Materi mengenai radiasi menjadi bagian yang tidak kalah penting karena pemanfaatan radiasi dalam dunia kesehatan berkembang secara luas, terutama untuk tujuan diagnostik dan terapi. Pemahaman mengenai karakteristik, manfaat, risiko, serta prinsip keselamatan radiasi diperlukan agar mahasiswa memiliki kesadaran terhadap penggunaan teknologi secara tepat dan bertanggung jawab. Dengan demikian, pembelajaran fisika kesehatan juga berkontribusi terhadap pembentukan sikap profesional dalam penggunaan teknologi kesehatan.

Buku ajar ini diharapkan dapat digunakan sebagai bahan pembelajaran utama maupun pendamping dalam kegiatan perkuliahan. Selain memberikan pemahaman konseptual, buku ini diharapkan dapat mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan aplikatif. Mahasiswa tidak hanya diharapkan mampu menyelesaikan persoalan fisika secara matematis, tetapi juga mampu menjelaskan makna hasil perhitungan dan menghubungkannya dengan fenomena kesehatan yang relevan. Penyusunan buku ini juga diarahkan untuk mendukung pembelajaran yang berorientasi pada kompetensi. Oleh karena itu, pemahaman materi perlu disertai dengan kemampuan mengamati, menganalisis, melakukan perhitungan, menginterpretasikan data, serta menerapkan konsep dalam konteks kehidupan dan pelayanan kesehatan. Pendekatan tersebut diharapkan dapat menjadikan proses pembelajaran lebih bermakna dan membantu mahasiswa mempersiapkan diri menghadapi perkembangan teknologi kesehatan yang semakin kompleks.

Skills

Posted on

August 27, 2026

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *