Penulis
Dr. H Anwar Sanusi, M.Ag
Kategori
Buku Referensi
ISBN
Dalam proses
e-ISBN
Dalam Proses
Ukuran
15,5 x 23 cm
Halaman
xiii + 436 hlm
Tahun Terbit
Mei 2026
Harga
Rp 95.000,-
Sinopsis
Pembahasan mengenai Sunni dan politik merupakan tema yang tidak pernah kehilangan relevansinya. Sejak masa awal Islam hingga era kontemporer, relasi antara agama dan kekuasaan senantiasa mengalami perubahan yang dinamis, dipengaruhi oleh konteks sosial, budaya, dan sejarah yang melingkupinya. Oleh karena itu, buku ini mencoba menelusuri dinamika tersebut secara komprehensif.
Tradisi Sunni sebagai salah satu arus utama dalam Islam memiliki kontribusi besar dalam membentuk sistem politik dan pemerintahan di dunia Muslim. Prinsip-prinsip seperti ketaatan kepada pemimpin, menjaga stabilitas, dan menghindari konflik sering kali menjadi landasan dalam praktik politik Sunni. Namun, prinsip-prinsip tersebut tidak selalu diterapkan secara seragam di berbagai tempat dan waktu.
Buku ini menguraikan bagaimana konsep kekuasaan dalam tradisi Sunni berkembang dari masa Khulafaur Rasyidin hingga dinasti-dinasti besar Islam, serta bagaimana ulama Sunni merumuskan teori-teori politik untuk merespons perubahan zaman. Di dalamnya juga dibahas bagaimana legitimasi kekuasaan dibangun dan dipertahankan melalui pendekatan keagamaan.
Selain itu, buku ini juga menyoroti peran para ulama dalam membentuk wacana politik Sunni. Ulama tidak hanya berfungsi sebagai penjaga ajaran agama, tetapi juga sebagai aktor penting dalam legitimasi kekuasaan. Relasi antara ulama dan penguasa menjadi salah satu aspek penting yang dikaji secara mendalam.
Dalam konteks modern, dinamika politik Sunni mengalami tantangan baru seiring dengan munculnya negara bangsa, demokrasi, dan globalisasi. Buku ini mencoba mengaitkan warisan pemikiran klasik dengan realitas politik kontemporer, sehingga pembaca dapat melihat kesinambungan maupun perubahan yang terjadi. Penulisan buku ini juga dilandasi oleh kesadaran bahwa kajian tentang politik Islam sering kali dipenuhi dengan bias dan stereotip. Oleh karena itu, pendekatan yang digunakan berusaha objektif dan berbasis pada sumber-sumber yang kredibel, baik klasik maupun modern.