Penulis
Dr. Endah Saadah, S.Pd., M.Pd
Prof. Dr. Hanafiah, M.M.Pd
Prof. Dr. Teti Ratnawulan, M.Pd
Dr. H. Agus Mulyanto, M.Pd
Editor
Dr. Fidya Arie Pratama, M.Pd
Kategori
Buku Referensi
ISBN
Dalam Proses
E-ISBN
Dalam Proses
Ukuran
15,5 x 23 cm
Jumlah Halaman
vii + 60 hlm
Tahun Terbit
November 2025
Harga
Rp. 85.000,-
Sinopsis
Pendidikan yang bermutu tidak akan tercapai tanpa sistem manajemen yang baik, terutama dalam hal pendampingan dan pengawasan. Pengawas sekolah memegang peran strategis dalam memastikan mutu pembelajaran, tata kelola, serta layanan pendidikan di setiap satuan pendidikan. Oleh karena itu, manajemen pendampingan yang profesional dan berkesinambungan menjadi kunci untuk mewujudkan sekolah yang unggul dan berdaya saing.
Buku ini disusun berdasarkan pemahaman bahwa peningkatan layanan sekolah tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan harus berbasis pada prinsip keberlanjutan (sustainability) dan keharmonisan (harmony) antar unsur pendidikan. *Harmoni-Model* yang diuraikan dalam buku ini merupakan pendekatan manajerial yang menekankan sinergi antara pengawas, kepala sekolah, guru, peserta didik, serta masyarakat sebagai satu ekosistem pendidikan yang saling menguatkan.
Konsep *Harmoni-Model* menempatkan manusia sebagai pusat perubahan, di mana hubungan yang harmonis, kolaboratif, dan berbasis empati menjadi fondasi utama. Pendampingan bukan hanya sebatas kontrol administratif, tetapi juga proses penguatan kapasitas, motivasi, dan budaya kerja yang sehat di lingkungan sekolah. Dengan demikian, pengawas berperan sebagai fasilitator sekaligus agen transformasi.
Dalam buku ini, pembaca akan menemukan pembahasan yang komprehensif mengenai prinsip, strategi, dan implementasi manajemen pendampingan. Disertakan pula berbagai contoh praktik baik (*best practices*) dari lapangan yang dapat menjadi inspirasi bagi para pengawas, kepala sekolah, maupun pemangku kepentingan lainnya. Pendekatan ilmiah dan praktis ini diharapkan mampu menjembatani kesenjangan antara teori dan kenyataan di lapangan.
Penyusunan buku ini juga berangkat dari keprihatinan terhadap rendahnya efektivitas program pendampingan di beberapa wilayah yang masih berorientasi pada pelaporan administratif. Padahal, esensi pendampingan sesungguhnya terletak pada pemberdayaan dan peningkatan kompetensi guru serta penguatan sistem layanan sekolah. Karena itu, diperlukan model yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai kolaboratif, reflektif, dan berkelanjutan.
Selain membahas manajemen pendampingan, buku ini juga menyoroti pentingnya evaluasi berkelanjutan sebagai bagian dari siklus peningkatan mutu sekolah. Evaluasi tidak hanya diartikan sebagai proses penilaian, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran organisasi yang mendorong inovasi dan perbaikan berkelanjutan. Dengan demikian, layanan pendidikan dapat berkembang seiring dengan dinamika kebutuhan masyarakat dan tuntutan zaman. Buku ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengawas sekolah, dosen, mahasiswa, serta praktisi pendidikan yang ingin memperdalam pemahaman mengenai manajemen pendampingan berbasis *Harmoni-Model*. Lebih dari itu, semoga karya ini dapat memotivasi para pelaku pendidikan untuk menumbuhkan budaya reflektif, kolaboratif, dan adaptif dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu.