MANAJEMEN KONSELING & KEPUTUSAN KARIER SISWA Model Integratif Berbasis Efikasi Diri, Kompetensi Digital, Kesejahteraan Psikologis, dan Dukungan Konselor

Penulis
Dra. Lina Marliani, M.A
Prof. Dr. Asep Kurniawan, M.Ag
Assoc. Prof. Dr. Efrita Norman, M.M

Editor
Dr. Fidya Arie Pratama, M.Pd

Kategori
Buku Referensi

ISBN
Dalam proses

e-ISBN
Dalam Proses

Ukuran
14,8 x 20 cm

Halaman
xvii + 184 hlm

Tahun Terbit
Oktober 2026

Harga
Rp 155.000,-

Sinopsis
Perencanaan dan pengambilan keputusan karier merupakan bagian penting dalam perkembangan peserta didik. Siswa tidak hanya dituntut untuk mengenali minat dan potensi dirinya, tetapi juga perlu memiliki kemampuan untuk memahami berbagai alternatif pendidikan dan pekerjaan yang tersedia. Kompleksitas pilihan tersebut menjadikan layanan konseling karier semakin penting untuk dikembangkan secara sistematis, terarah, dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan siswa.

Buku ini berangkat dari pemahaman bahwa keputusan karier tidak terbentuk melalui satu faktor saja. Proses tersebut dipengaruhi oleh berbagai aspek yang saling berkaitan, baik yang berasal dari dalam diri siswa maupun dari lingkungan di sekitarnya. Efikasi diri menjadi salah satu aspek penting karena berkaitan dengan keyakinan siswa terhadap kemampuan dirinya dalam menghadapi tantangan, mengevaluasi pilihan, menetapkan tujuan, serta mengambil keputusan yang berkaitan dengan masa depan kariernya.

Di samping efikasi diri, kompetensi digital menjadi semakin relevan dalam proses pengembangan karier siswa. Perkembangan teknologi telah mengubah cara individu memperoleh informasi mengenai pendidikan, pekerjaan, profesi, dan peluang pengembangan diri. Oleh karena itu, kemampuan menggunakan teknologi secara efektif, kritis, dan bertanggung jawab dapat menjadi bagian penting dalam membantu siswa mengeksplorasi berbagai pilihan karier secara lebih luas dan tepat.

Aspek kesejahteraan psikologis juga memperoleh perhatian dalam buku ini. Kondisi psikologis yang positif dapat membantu siswa menghadapi proses eksplorasi karier dengan lebih konstruktif. Kemampuan menerima diri, membangun hubungan positif, memiliki tujuan hidup, serta mengembangkan potensi diri merupakan bagian yang dapat mendukung kesiapan siswa dalam menghadapi berbagai pilihan dan tuntutan kehidupan akademik maupun karier.

Faktor lain yang tidak kalah penting adalah dukungan konselor. Konselor memiliki posisi strategis dalam membantu siswa memahami karakteristik dirinya, mengeksplorasi pilihan karier, mengidentifikasi hambatan, serta menyusun langkah pengembangan diri secara realistis. Dukungan konselor yang terencana dan responsif terhadap kebutuhan siswa dapat memperkuat proses konseling sehingga layanan yang diberikan tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga mampu mendorong kemandirian siswa dalam mengambil keputusan.

Model integratif yang ditawarkan dalam buku ini berupaya melihat hubungan berbagai faktor tersebut secara lebih komprehensif. Efikasi diri ditempatkan sebagai salah satu mekanisme penting yang dapat menjembatani pengaruh kompetensi digital, kesejahteraan psikologis, dan dukungan konselor terhadap keputusan karier siswa. Perspektif tersebut memberikan ruang untuk memahami bahwa proses pengambilan keputusan karier merupakan proses yang dinamis dan melibatkan interaksi berbagai komponen.

Buku ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi para konselor, guru bimbingan dan konseling, tenaga pendidik, mahasiswa, peneliti, serta pengelola lembaga pendidikan. Pembahasan yang disajikan dapat digunakan sebagai bahan refleksi maupun referensi dalam merancang layanan bimbingan dan konseling yang lebih relevan dengan karakteristik generasi peserta didik yang hidup dalam lingkungan digital dan menghadapi perubahan dunia kerja yang semakin dinamis.

Selain memberikan landasan konseptual, buku ini juga diharapkan dapat mendorong pengembangan praktik konseling karier yang berbasis pada kebutuhan nyata siswa. Konselor perlu melihat siswa sebagai individu yang memiliki potensi, pengalaman, kebutuhan psikologis, kemampuan digital, serta lingkungan sosial yang berbeda. Pendekatan yang memperhatikan keberagaman tersebut akan membantu menciptakan proses konseling yang lebih personal, kontekstual, dan berorientasi pada perkembangan. Dalam penyusunannya, buku ini tidak hanya dimaksudkan untuk memperkenalkan konsep, tetapi juga mengajak pembaca memahami keterkaitan antarkomponen dalam manajemen konseling dan keputusan karier. Dengan demikian, pembaca diharapkan mampu melihat bahwa keberhasilan layanan konseling karier tidak semata-mata ditentukan oleh banyaknya informasi karier yang diberikan kepada siswa, melainkan juga oleh kemampuan layanan tersebut dalam membangun keyakinan diri, kesejahteraan psikologis, literasi digital, dan dukungan yang berkelanjutan.

Skills

Posted on

September 30, 2026

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *