Penulis
Elizabeth Anjuau Anbertlove, S.Ked
Prof. Dr. dr. Hadyanto Lim, M.Kes, Sp.FK, FESC, FIBA, FAHA
dr. Ronald Tambunan, MKT
Editor
Assoc. Prof. Dr. dr. Endy Juli Anto, MKT, AIFO-K
dr. Harry Simanjuntak, Sp.OG
Kategori
Buku Referensi
ISBN
Dalam proses
e-ISBN
Dalam Proses
Ukuran
14 x 20 cm
Halaman
x + 64 hlm
Tahun Terbit
Juni 2026
Harga
Rp 175.000,-
Sinopsis
Peningkatan jumlah penduduk lanjut usia merupakan fenomena yang terjadi di berbagai negara, termasuk Indonesia. Kondisi ini membawa berbagai konsekuensi terhadap sistem kesehatan, terutama meningkatnya prevalensi penyakit tidak menular seperti hipertensi dan dislipidemia yang menjadi faktor risiko utama penyakit kardiovaskular.
Kolesterol merupakan salah satu komponen penting dalam tubuh yang berfungsi dalam pembentukan hormon, vitamin D, dan membran sel. Namun, kadar kolesterol yang melebihi batas normal dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan, termasuk meningkatkan risiko terjadinya hipertensi dan penyakit jantung.
Tekanan darah merupakan indikator penting dalam menilai kondisi kesehatan seseorang. Pada kelompok lanjut usia, perubahan fisiologis yang terjadi akibat proses penuaan dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah yang berpotensi menimbulkan komplikasi serius apabila tidak ditangani secara tepat.
Buku ini disusun untuk memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai hubungan antara kadar kolesterol total dan tekanan darah pada pasien lanjut usia. Pembahasan yang disajikan mencakup konsep dasar kolesterol, mekanisme terjadinya hipertensi, karakteristik kesehatan lansia, serta berbagai hasil Studi Kasus yang relevan.
Selain menyajikan aspek teoritis, buku ini juga mengulas berbagai temuan empiris yang menunjukkan adanya keterkaitan antara kadar kolesterol total dan tekanan darah. Informasi tersebut diharapkan dapat menjadi dasar dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit kardiovaskular pada kelompok usia lanjut.
Dalam proses penyusunannya, buku ini merujuk pada berbagai sumber ilmiah yang kredibel, termasuk jurnal nasional dan internasional, buku referensi, serta pedoman kesehatan yang relevan. Dengan demikian, materi yang disajikan memiliki landasan akademik yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan. Penulis menyadari bahwa pengelolaan kesehatan lansia memerlukan pendekatan multidisiplin yang melibatkan tenaga kesehatan, keluarga, masyarakat, dan pemerintah. Oleh karena itu, buku ini juga diharapkan dapat menjadi referensi bagi berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap peningkatan kualitas hidup lansia.