FORMULASI ETOSOM EKSTRAK ETANOL DAUN TEKELAN (Chromolaena odorata) KARAKTERISASI FISIK DAN UJI STABILITAS FISIK

Penulis
Julia Reveny
Sofia Rahmi
Jekson Martiar Siahaan

Kategori
Buku Referensi

ISBN
Dalam proses

e-ISBN
Dalam Proses

Ukuran
15,5 x 23 cm

Halaman
vi + 136 hlm

Tahun Terbit
Juni 2026

Harga
Rp 125.000,-

Sinopsis
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang farmasi mendorong lahirnya berbagai inovasi formulasi obat, khususnya pemanfaatan bahan alam sebagai sumber senyawa aktif terapeutik. Salah satu tanaman yang memiliki potensi besar adalah daun tekelan (Chromolaena odorata) yang diketahui mengandung berbagai metabolit sekunder yang bermanfaat bagi kesehatan. Potensi tersebut menjadi dasar penting dalam pengembangan sediaan yang efektif, aman, dan stabil.

Etosom merupakan salah satu sistem penghantaran obat berbasis vesikel yang mampu meningkatkan penetrasi zat aktif melalui kulit. Teknologi ini menjadi perhatian karena memiliki kemampuan meningkatkan bioavailabilitas senyawa aktif dibandingkan sediaan konvensional. Oleh karena itu, Studi Kasus dan pembahasan mengenai formulasi etosom ekstrak etanol daun tekelan menjadi topik yang relevan untuk dikaji secara mendalam.

Buku ini hadir untuk memberikan gambaran ilmiah mengenai proses formulasi etosom, mulai dari pembuatan ekstrak etanol daun tekelan, proses formulasi etosom, hingga evaluasi karakterisasi fisik dan pengujian stabilitas fisik sediaan. Seluruh pembahasan disusun secara sistematis agar dapat dipahami oleh mahasiswa, akademisi, peneliti, maupun praktisi di bidang kesehatan dan farmasi.

Dalam penyusunan buku ini, penulis berupaya menyajikan materi berdasarkan referensi ilmiah, hasil Studi Kasus, serta perkembangan terkini dalam bidang teknologi farmasi. Harapannya, buku ini dapat menjadi salah satu sumber literatur yang mendukung kegiatan pembelajaran, Studi Kasus, maupun pengembangan produk berbasis herbal dan nanoteknologi farmasi.

Penulis menyadari bahwa pemanfaatan tanaman herbal sebagai bahan baku sediaan farmasi memiliki prospek yang sangat luas, terutama di Indonesia yang kaya akan keanekaragaman hayati. Oleh sebab itu, pengembangan formulasi berbasis bahan alam perlu terus dilakukan secara ilmiah agar mampu menghasilkan produk yang memiliki mutu, keamanan, dan efektivitas yang terjamin. Karakterisasi fisik dalam formulasi etosom menjadi tahapan penting untuk mengetahui kualitas sediaan yang dihasilkan. Parameter seperti ukuran partikel, pH, viskositas, homogenitas, dan morfologi vesikel merupakan indikator yang menentukan keberhasilan formulasi. Selain itu, pengujian stabilitas fisik juga sangat diperlukan untuk memastikan sediaan tetap stabil selama penyimpanan.

Skills

Posted on

June 3, 2026

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *