Penulis
Dede Nurjaman, S.E
Yulian Permana, S.Pd
Ati Ahyati, S.Pd
Ai Yuni Haryani, S.Pd
R. Riana Yuhansyah, S.Pd
Ellis Latifah, S.Pd
Bubun Munawar Burhanudin, S.Pd
Tsabitah Nur Ramadhani, S.Pd
Editor
Dr. Deti Rostini, M.M.Pd
Dr. N. Dede Khoeriah, M.A
Kategori
Buku Referensi
ISBN
Dalam proses
e-ISBN
Dalam Proses
Ukuran
14 x 20 cm
Halaman
xxvi + 482 hlm
Tahun Terbit
Juni 2026
Harga
Rp 275.000,-
Sinopsis
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa dampak yang signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan. Ruang belajar yang dahulu identik dengan ruang kelas fisik kini mengalami transformasi menjadi lingkungan pembelajaran yang lebih fleksibel, interaktif, dan berbasis teknologi. Perubahan ini menuntut pendidik, peserta didik, serta pemangku kepentingan pendidikan untuk beradaptasi dengan berbagai inovasi yang terus berkembang.
Buku ini hadir untuk mengkaji secara mendalam bagaimana evolusi ruang belajar terjadi dari masa ke masa. Pembahasan tidak hanya berfokus pada perubahan media dan perangkat pembelajaran, tetapi juga pada transformasi metode, strategi, dan pendekatan yang digunakan dalam proses pendidikan. Dengan demikian, pembaca dapat memahami bahwa digitalisasi pendidikan bukan sekadar penggunaan teknologi, melainkan perubahan mendasar dalam cara belajar dan mengajar.
Di era digital, pembelajaran tidak lagi dibatasi oleh ruang dan waktu. Berbagai platform pembelajaran daring, aplikasi pendidikan, dan sumber belajar digital telah membuka peluang yang lebih luas bagi peserta didik untuk mengakses pengetahuan dari mana saja. Fenomena ini menjadi salah satu faktor penting yang mendorong lahirnya model pembelajaran yang lebih adaptif terhadap kebutuhan individu.
Selain itu, buku ini membahas berbagai pendekatan pembelajaran modern yang berkembang sebagai respons terhadap tantangan zaman. Konsep pembelajaran kolaboratif, blended learning, flipped classroom, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan dalam pendidikan menjadi bagian penting dari transformasi ruang belajar yang perlu dipahami oleh para praktisi pendidikan maupun masyarakat luas.
Perubahan yang terjadi juga menghadirkan berbagai tantangan. Kesenjangan akses teknologi, literasi digital yang belum merata, serta kesiapan sumber daya manusia menjadi isu yang memerlukan perhatian serius. Oleh karena itu, buku ini tidak hanya mengulas peluang yang muncul dari digitalisasi pendidikan, tetapi juga menawarkan refleksi kritis terhadap berbagai hambatan yang dihadapi dalam implementasinya.
Lebih jauh, pembelajaran di era digital menempatkan peserta didik sebagai pusat proses belajar. Guru tidak lagi berperan semata sebagai penyampai informasi, melainkan sebagai fasilitator, mentor, dan penggerak pembelajaran. Perubahan peran ini menuntut peningkatan kompetensi profesional dan kemampuan pedagogis yang sesuai dengan kebutuhan abad ke-21. Buku ini juga menyoroti pentingnya pengembangan keterampilan abad ke-21, seperti berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi. Keterampilan tersebut menjadi modal utama bagi generasi masa depan untuk menghadapi dinamika dunia kerja dan kehidupan sosial yang semakin kompleks. Oleh karena itu, transformasi ruang belajar harus mampu mendukung pengembangan kompetensi tersebut secara optimal.